![]() |
Selamat
malam,
Sedang apa
kamu disana kawan dumayku?
Apakah juga
memikirkanku, seperti aku memikirkanmu?
Haha, geli
juga rasanya
Mengingat
kita baru kenal sebulan lalu, bahkan belum pernah bertemu, tapi aku sudah
berani menaruh rindu padamu.
Apa kau marah
mendengar pengakuanku ini kawan?
Tidak kan?
Ya, karena
kau tidak akan pernah mendengarnya
Kau hanya
akan membacanya. Mungkin .
Tahu tidak,
kenapa aku secepat ini membingkaimu dalam memoriku?
Karena kamu
apa adanya
Tidah pernah
dalam obrolan kita kamu sok baik, sok polos, bahkan terkesan kita ini sepasang
sahabat kucing & tikus.
Haha, itulah
kesanku tentangmu.
Bagaimana
kesanmu tentangku?
Kamu,
sedangkah kamu menaruh hati pada seseorang?
Yang mungkin
bukan padaku.
Ah, tapi aku
berdoa semoga yang kau rindukan adalah aku.
Ajakanmu ke
pantai itu, apakah hanya sebuah basa-basi?
Tapi aku
sangat ingin itu benar terjadi, kawan
Ingin
kunikmati tempat favoritku bersamamu
Mencumbu
senja di hamparan pasir pantai , bersamamu
Betapa indahnya
imajinasiku, kawan
Sayang, Tuhan
belum mengijinkan pertemuan kita
Tapi
harapanku tidak pernah padam, kawan
“Insyaallah”
yang kau lontarkan menjadi obat pelipur rinduku.
Selamat
malam, kawan dumayku
Semoga malam
ini menjadi malam yang indah untukmu dan kita bisa bertemu esok hari…
See you next
time in the real world …

Tidak ada komentar:
Posting Komentar